Selasa, 30 April 2013

Pernik-pernik Manajemen


Saya belajar manajemen dengan sangat intensif antara 1977-1985 berhubungan dengan pekerjaan saya. Sambil belajar pada tahun-tahun awal,saya juga memraktekkan prinsip dan teknik manajemen dalam pekerjaan saya. Sejak 1980 saya menjadi konsultan manajemen beberapa lembaga dan perusahaan. Sejak itu saya meluaskan pengetahuan manajemen dan mengumpulkan khasanah pengalaman manajerial terapan praktis sesuai dengan bidang kegiatan atau usaha klien-klien saya, dengan proses masing-masing yang khas. Ada perkumpulan politik, lembaga studi sosial, penerbit buku, penerbitan majalah, perusahaan kelistrikan (pembangkit + distribusi), perusahaan pemboran minyak dan gas, perusahaan penerbangan, konstruksi kapal, konstruksi gedung/rumah, pabrik plastik, pabrik rokok, perusahaan kosmetik, perbankan, perkebunan, pabrik gula dll. Saya juga menjadi fasilitator pelatihan manajemen berafiliasi (namun sebagai tenaga free-lance) pada beberapa lembaga pelatihan manajemen.

Saya menyadari melalui kegiatan belajar dan mengajar manajemen selama 30 tahun, betapa luasnya bidang manajemen itu, seluas kegiatan hidup manusia yang terorganisasi. Buku-buku teks yang begitu banyak, yang digunakan dalam pengajaran, hanyalah ujung gunung es pengalaman manajemen yang disistematikkan; sedangkan bagian besar dari gunung manajemen itu tersembunyi dalam praktek individu dan lembaga-lembaga, tak terungkap sebagai wacana tertulis. Memang ada banyak yang kemudian direduksi menjadi prinsip-prinsip umum dan diajarkan atau dilatihkan secara publik, namun sebagian besar tetap tersembunyi sebagai kiat pribadi dan kelompok sebagai pengetahuan dan pengalaman pribadi yang unik.


Pada tahun 2000 saya mengundurkan diri dari kancah konsultansi dan pelatihan manajemen. Saya beralih membaktikan diri pada hidup keagamaan berjemaat (Gereja). Ternyata pengetahuan dan pengalaman saya dalam bidang manajemen masih terpakai juga, meskipun harus dilambari oleh teologi hidup menggereja (eklesiologi). Saya tidak boleh meninggalkan manajemen, bahkan harus menggeluti bidang manajemen yang khas berhubungan dengan karya kegembalaan (pastoral) umat berbagai level. Ini saya alami selama sepuluh tahun. Penekanan khusus karya pastoral dalam hal pelayanan kaum miskin dan terpinggirkan mengantar saya pada bidang terapan manajemen yang berbeda.

Maka kemudian saya terjun dalam kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, pengembangan komunitas, yang ternyata merupakan kancah pergumulan yang kompleks. Di dalamnya terdapat bermacam-macam ragam usaha manusia yang juga perlu manajemen. Bukan hanya organisasi sosial, tetapi juga usaha-usaha kehidupan orang di dalam komunitas, mulai dari pertanian, perawatan dan pengelolaan lingkungan hidup, tata pertanahan, tata perairan, ekonomi rumah tangga, keuangan komunitas, pemasaran produk dan jasa, dan lain-lain.


Semua bidang kegiatan manusia, baik pribadi maupun dalam kelompok, makin saya sadari memerlukan manajemen. Karena itu saya membuat blog ini untuk mengumpulkan pikiran-pikiran tentang manajemen, baik sebagai wawasan maupun sebagai kiat dan siasat pemecahan masalah, menuliskannya dari saat ke saat, sebagai khasanah pernik-pernik. Dulu, kumpulan pernik-pernik seperti ini saya buat dalam rangka menyusun buku. Mudah-mudahan saja saya dapat mensistematikkan sebagian pernik-pernik di sini menjadi buku. Jika tidak, yaaah, biarlah saja menjadi harta pernik-pernik yang secara mana suka (capita-selecta) dapat dimanfaatkan siapa saja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar